TANJUNGKERTA MEMILIKI SEJARAH YANG CUKUP KAYA. TANJUNGKERTA DI MASA PRA KOLONIAL MERUPAKAN BAGIAN DARI KERAJAAN SUMEDANG LARANG (1529-1620), MENJADI WILAYAH PEMERINTAHAN DAN PERDAGANGAN.
PADA MASA
KOLONIAL BELANDA DI ABAD KE 17 SUMEDANG DAN TANJUNGKERTA BERADA DI BAWAH
KEKUASAAN BELANDA.
ARTI DARI NAMA TANJUNGKERTA
ADA BERBAGAI VERSI, VERSI PERTAMA HASIL PENELUSURAN TIM, CERITA DARI MULUT KE
MULUT TOKOH MASYARAKAT SERTA WARGA, BAHWA TANJUNGKERTA BERASAL NAMA SEORANG
TOKOH DI DESA CIBODAS SAAT ITU YANG BERNAMA AKI KETA YANG MENANAM POHON TANJUNG
SEBAGAI PENANDA WILAYAH PUSAT PEMERINTAHAN, SEHINGGA DIKENAL JADI TANJUNG AKI
KETA,LALU MENJADI TANJUNGKERTA.
VERSI KEDUA DARI
CERITA BABAD SUMEDANG, TANJUNGKERTA DAHULU KALA ADALAH SEBUAH WILAYAH DATARAN
LAUT, TANJUNG ADALAH WILAYAH DARATAN YANG POSISINYA MENJOROK KE LAUT, ATAU
DAERAH YANG DIAPIT OLEH DANAU. HAL INI DIPERKUAT DENGAN DITEMUKANNYA
FOSIL-FOSIL BINATANG LAUT SEPERTI KERANG, TULANG, DAN KULIT IKAN DI DAERAH
SAGATAN DESA TANJUNGMULYA DAN DI DUSUN SUKAREGANG DESA BANYUASIH.
KERTA BERARTI
DAERAH YANG SUBUR MAKMUR ATAU SEJAHTERA
DENGAN POTENSI ALAM YANG SANGAT BAIK, SEHINGGA SAAT ITU TANJUNGKERTA MENJADI
BAROMETER KEBERHASILAN DARI SEGI PERTANIAN, PERKEBUNAN DAN PERDAGANGAN.
TANJUNGKERTA MENJADI PUSAT PEMERINTAHAN SAAT ITU, DIBUKTIKAN DENGAN ADANYA
SEBUAH SITU YANG BERNAMA SITU PANGERAN DAN SAWAH MENAK DI DESA KERTAHARJA.
SELANJUTNYA :
DIKUTIP DARI BUKU SEJARAH SUMEDANG DARI MASA KE MASA DENGAN TIM
PENULIS DIKETUAI Prof.Dr.NINA HERLINA L, M.S, DITERBITKAN OLEH DINAS PARIWISATA
DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN SUMEDANG, SEBAGAI REALISASI DARI UUD 1945 KABUPATEN
SUMEDANG DAN PP NO 2 TAHUN 1945 DI PROPINSI JAWA BARAT INI
DIBENTUK LIMA KERESIDENAN 18 KABUPATEN
DAN LIMA KOTAPRAJA . LIMA KERESIDENAN YANG DIBENTUK ITU ADALAH KERESIDENAN BANTEN, JAKARTA, PRIANGAN, BOGOR, DAN
CIREBON. UNTUK KERESIDENAN PRIANGAN, KNID ( KOMITE NASIONAL INDONESIA
DAERAH) MEMILIH R.PURADIREJA SEBAGAI
RESIDEN PRIANGAN. KERESIDENAN PRIANGAN MEMILIKI 5 KABUPATEN SALAH SATUNYA
KABUPATEN SUMEDANG YANG MEMILIKI 5 DISTRIK
YAITU SUMEDANG, TANJUNGSARI,
CIMALAKA, TOMO DAN DARMARAJA. UNTUK MENJALANKAN RODA PEMERINTAHAN KABUPATEN
SUMEDANG, PEMERINTAH MENGANGKAT RADEN
TUMENGGUNG ARIA SURIA KUSUMAH ADINITA ( DALEM ARIA) SEBAGAI BUPATI SUMEDANG
, PENGANGKATAN ITU DIDASARKAN ATAS PERTIMBANGAN BAHWA DALEM ARIA DIPANDANG
CUKUP BERPENGALAMAN DALAM JABATAN TERSEBUT KARENA SEJAK TAHUN 1937 MEMEGANG
JABATAN SEBAGAI BUPATI SUMEDANG. DENGAN PENGALAMANNYA DIHARAPKAN PEMERINTAHAN
DAPAT BERJALAN WALAUPUN DALAM SUASANA REVOLUSI. KEPEMIMPINAN BELIAU BERLANGSUNG
SAMPAI TAHUN 1946 KARENA WAFAT KEDUDUKANNYA DIGANTI OLEH RADEN TUMENGGUNG HASAN
SURIA SACAKUSUMAH SAMPAI TAHUN 1947.
PADA TAHUN 1950 NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA MELAKUKAN
PEMBENAHAN-PEMBENAHAN DALAM SEGALA ASPEK. SALAH SATU ASPEK YANG DIBENAHI ADALAH
ASPEK PEMERINTAHAN DAERAH DENGAN KELUARNYA UNDANG-UNDANG NO 11, TAHUN 1950
TENTANG PEMBENTUKAN PROVINSI DJAWA BARAT. BERDASARKAN UNDANG-UNDANG TERSEBUT
DIBENTUK PROPINSI JAWA BARAT YANG BERHAK MENGATUR DAN MENGURUS RUMAH TANGGANYA
SENDIRI. KEMUDIAN DITETAPKAN UNDANG-UNDANG NO 14 TAHUN 1950 TENTANG PEMERINTAH
DAERAH KABUPATEN DALAM LINGKUNGAN PROVINSI DJAWA BARAT DITETAPKAN DI JAKARTA 8
AGUSTUS 1950, YANG MENETAPKAN KABUPATEN-KABUPATEN YANG BERADA DALAM PROPINSI
JAWA BARAT ADALAH 19 KABUPATEN YAITU LEBAK, PANDEGLANG, SERANG, TANGERANG,
BEKASI, KARAWANG, PURWAKARTA, BOGOR, SUKABUMI, CIANJUR, BANDUNG, SUMEDANG,
GARUT, TASIKMALAYA, CIAMIS, CIREBON, KUNINGAN, INDRAMAYU, DAN MAJALENGKA.
KABUPATEN SUMEDANG YANG DIBENTUK BERDASARKAN UNDANG-UNDANG TERSEBUT
DIPIMPIN OLEH RADEN ABDURAHMAN KARTADIPURA YANG MENGGANTIKAN RADEN TUMENGGUNG
HASAN SACAKUSUMAH. PADA MASA ITU (TAHUN 1950) KABUPATEN SUMEDANG TERDIRI DARI
14 KECAMATAN DAN 146 DESA. KE 14 KECAMATAN ITU ADALAH :
1.
SUMEDANG SELATAN
2.
SUMEDANG UTARA
3.
TANJUNGSARI
4.
CIMALAKA
5.
TOMO
6.
DARMARAJA
7.
CIKERUH
8.
WADO
9.
CADASNGAMPAR
10.
SITURAJA
11.
RANCAKALONG
12.
TANJUNGKERTA
13.
CONGGEANG
14.
BUAHDUA
JADI PADA TAHUN 1950
KECAMATAN TANJUNGKERTA RESMI MENJADI KECAMATAN SETELAH SEBELUMNYA BERADA PADA
DISTRIK CIMALAKA.
HASIL PENELUSURAN
TIM DARI TAHUN 1950 SAMPAI DENGAN 2024
KECAMATAN TANJUNGKERTA DI PIMPIN OLEH 24 CAMAT, DIANTARANYA ADALAH :
1. R,YUSUP
SOPANDI
2. ABDUL
DJUANDI
3. ANANG
NASUHA
4. KOKASIH
(PLT)
5. IBRAHIM
ERAHIM
6. DODO
ACHRODI
7. SAMBAS
8. AGUS
BUDIMAN C
9. EMPAN
PATMAN
10. UNDIK
RUHENDIK
11. ADE
SETIAWAN
12. ASEP
SUTARYAT
13. PUJIANTO
14. POPON SITI
SOFIAH
15. H.MAMAT
16. AGUS
SUJATMIKO
17. SAHNA
18. YONO
KARYONO
19. ASEP AAN
20. WAWAN
KUSWANDI
21. BENI SATRIAJI
22. AGUS KORI
HIDAYAT
23. ASEP
TAUFIQ
24. AGUS BENI
TRIYADIE
KECAMATAN TANJUNGKERTA
SAAT DIBENTUK TERDIRI DARI 9 DESA YAITU :
1. DESA
KADUJAJAR
2. DESA
CIGENTUR
3. DESA
CIMUNCANG
4. DESA
CIBODAS
5. DESA BOROS
6. DESA
SUKAMANTRI
7. DESA KAMAL
8. DESA
JINGKANG
9. DESA
CIKARAMAS
PADA TAHUN 2000 SAAT
KEPEMIMPINAN CAMAT PUJIANTO TANUNGKERTA
DI MEKARKAN MENJADI 2 KECAMATAN DENGAN KECAMATAN TANJUNGMEDAR, DAN TANJUNGKERTA
MEMPUNYAI 11 DESA YAITU :
1. CIPANAS
2. GUNTURMEKAR
3. CIGENTUR
4. TANJUNGMEKAR
5. BANYUASIH
6. MULYAMEKAR
7. SUKAMANTRI
8. KERTAMEKAR
9. KERTAHARJA
10. TANJUNGMULYA
11. BOROS
DAN PADA TAHUN 2012
MENJADI 12 DESA DENGAN DIMEKARKANYA DESA TANJUNGMULYA MENJADI 2 DESA DENGAN
DESA AWILEGA.
KECAMATAN TANJUNGKERTA
SAAT INI TERDIRI DARI 12 DESA YAITU :
YAITU :
1. CIPANAS
2. GUNTURMEKAR
3. CIGENTUR
4. TANJUNGMEKAR
5. BANYUASIH
6. MULYAMEKAR
7. SUKAMANTRI
8. KERTAMEKAR
9. KERTAHARJA
10. TANJUNGMULYA
11. BOROS
12. AWILEGA
CAMAT
TANJUNGKERTA AGUS BENI TRIYADIE, S.Sos M.Si, ADALAH CAMAT YANG MENJABAT DI ERA
SAAT INI TAHUN 2025, MENYELENGGARAN SEBUAH ACARA YANG DINAMAKAN GOTRASAWALA UNTUK MENELUSURI
,MEMBAHAS, DAN MENYEPAKATI MENGENAI TITIMANGSA LAHIRNYA KECAMATAN TANJUNGERTA.
BERSAMA PARA KEPALA DESA, PARA TOKOH AGAMA, TOKOH BUDAYA, TOKOH PEMUDA DAN
UNSUR PEMERINTAHAN LAINNYA, BERDISKUSI UNTUK MENENTUKAN TITIMANGSA LAHIRNYA
KECAMATAN TANJUNGKERTA. HAL INI DIRASA PENTING, KARENA SEJATINYA KITA TIDAK
BISA LEPAS DARI SEJARAH, DAN SUATU SAAT KITA ADALAH BAGIAN DARI SEJARAH.
DARI HASIL
GOTRASAWALA TERSEBUT, BERDASARKAN MASUKAN DAN PENDAPAT DARI PARA PESERTA MAKA
DIPUTUSKANLAH TITIMANGSA KECAMATAN TANUNGKERTA ADALAH PADA TANGGAL 8 AGUSTUS,
SESUAI DENGAN DI TETAPKANNYA UNDANG-UNDANG NOMER 14 TAHUN 1950 TENTANG
PEMBENTUKAN PEMERINTAH KABUPATEN DI LINGKUNGAN PROVINSI JAWA BARAT, YANG
DIDALAMNYA MENETAPKAN KABUPATEN SUMEDANG MEMILIKI 14 KECAMATAN DIANTARANYA
TANJUNGKERTA.
DALAM
GOTRASAWALA ITU JUGA DITETAPKAN SLOGAN TANJUNGKERTA YAITU TANJUNGKERTA RAHARJA YANG MENGANDUNG ARTI RAMAH, AGAMIS, HARMONIS,
DAN SEJAHTERA. SLOGAN TERSEBUT MENCERMINKAN FILOSOFI DAN VISI RAHARJA DALAM
MEMBANGUN MASYARAKAT YANG LEBIH BAIK DAN BERKUALITAS.
RAMAH :
DALAM BERSIKAP BERMASYARAKAT
AGAMIS : MENJUNJUNG TINGGI NILAI-NILAI
KEAGAMAAN
HARMONIS :TERCIPTANYA KESELARASAN,
KESEIMBANGAN, DAN KEDAMAIAN ANTARA
MASYARAKATDAN PEMERINTAH
SEJAHTERA : MENCERMINKAN KEADAAN HIDUP YANG IDEAL
DENGAN TERPENUHINYA KEPUASAN DAN KEBAHAGIAAN DI MASYARAKAT.
LALU
DITETAPKANNYA BUNGA TANJUNG SEBAGAI SIMBOL KECAMATAN TANJUNGKERTA. BUNGA
TANJUNG DARI ARTI FILOSOPI BERWARNA PUTIH SEBAGAI SIMBOL KESUCIAN JUGA MENGANDUNG
MAKNA KERAMAH TAMAHAN, PEMBAWA KEBERUNTUNGAN DAN KEMAKMURAN.
SELAIN ITU,
MENYEPAKATI UNTUK PEMBUATAN LAGU TANJUNGKERTA, DENGAN JUDUL ”TANJUNGKERTA RAHARJA”
TANJUNGKERTA
MASA LALU, MASA KINI DAN MASA YANG AKAN DATANG. TELAH TERTUANG DALAM DOKUMEN
INI.MASA LALU ADALAH SEJARAH, MASA KINI ADALAH YANG SEDANG KITA LALUI DAN MASA
DATANG BERUPA HARAPAN-HARAPAN YANG TERTUANG DALAM SLOGAN TANJNGKERTA RAHARJA.
SEMOGA DOKUMEN
INI BERMANFAAT DI MASA YANG AKAN DATANG, KARENA SEJARAH
NILAI SAKIP PERANGKAT DAERAH
Produk layanan merupakan Produk apa saja atau Layanan apa saja yang dapat diberikan Kepada Masyarakat, Produk Layanan ini memberikan informasi kepada Masyarakat terkait Persyaratan dan alur dari Layanan.
Biaya : Rp. 0,- / Gratis Tanpa Biaya
Biaya : Rp. 0,- / Gratis Tanpa Biaya
Biaya : Rp. 0,- / Gratis Tanpa Biaya
Biaya : Rp. 0,- / Gratis Tanpa Biaya
Biaya : Rp. 0,- / Gratis Tanpa Biaya
Biaya : Rp. 0,- / Gratis Tanpa Biaya
Menu yang menyajikan Berita Terbaru yang ada pada Website ini, Berita Lainnya dapat di Akses pada Menu Berita Diatas.
Pj. Bupati Sumedang, Yudia
Baca Selengkapnya
Dalam Rangka Menindaklanjuti Program Pasang Sangkur yang Dirancang oleh PJ. Bupati Sumedang
Menu ini menampilkan Regulasi dan Dokumen, Baik Dokumen Persyaratan atau dokumen yang sifatnya Publik, Masyarakat dapat mendownload nya disini!
Peraturan Kecamatan Tanjungkerta
Menu ini menampilkan Galeri Website berupa Video Youtube, Baik itu Video Kegiatan atau video laiinya!
Sumedang Melesat 2022
Menu ini menampilkan Regulasi dan Dokumen, Baik Dokumen Persyaratan atau dokumen yang sifatnya Publik, Masyarakat dapat mendownload nya disini!
Twenty sister hearts garden limits put gay has. We Desirous exercise overcame procured speaking.
Twenty sister hearts garden limits put gay has. We Desirous exercise overcame procured speaking.
Twenty sister hearts garden limits put gay has. We Desirous exercise overcame procured speaking.
Twenty sister hearts garden limits put gay has. We Desirous exercise overcame procured speaking.